Zine NDASMU Vol 5 : The Pukes dan Sebuah Mixtape

Posted by
Kredit Foto : Bandcamp

Pada tahun 2011, berawal dari inisiatif untuk memesan Royal Sovereign, Cheryl Sharp beserta kawannya — mengundang banyak orang untuk memainkan lagu punk dengan alat musik utama : ukulele. Di pertemuan ini, mereka berhasil mengumpulkan delapan orang personil perempuan. Mereka melabeli diri sebagai The Pukes.

The Pukes merupakan akronim dari punk dan uke. Mulanya, yang mereka lakukan hanya lah covering lagu. Beberapa lagu yang di cover oleh mereka antara lain ‘Because You Are Young‘ karya Cock Sparer, ‘Sex And Violence‘ karya The Exploited, dan terakhir, ‘Sheena Is A Rock Punk‘ karya Ramones.

Berita manggung itu tersebar kemana-mana. Hasilnya, personil The Pukes bertambah sedemikian rupa. Yang awalnya hanya delapan orang, kini bertambah menjadi 20 orang pada akhir tahun. Hanya kali ini, tidak semua personilnya adalah perempuan.

Sejak saat itu, The Pukes meraih era emasnya. Namanya melejit. Jadwal manggungnya pun padat. Bahkan, mereka sempat mengantongi penghargaan berupa £ 5000 dari Arts Council England. Penghargaan itu mereka gunakan untuk membeli 12 ukulele, lalu pergi ke beberapa festival untuk mengajar orang dewasa dan anak-anak tentang bagaimana bermain ukulele.

Di tahun 2014, The Pukes akhirnya meluncurkan album pertama mereka yang berjudul ‘Too Drunk To Pluck‘ dengan label mereka sendiri Hoo Ha Records. Album ini berisi beberapa covering lagu dan beberapa lagu asli. Setelah album ini terbit, tepatnya pada tahun 2015, The Pukes mulai mengadakan tour ke luar negeri.

Namun semua itu hanya berjalan sampai tahun 2017. Di tahun ini, personil The Pukes mulai kehilangan konsistensi. Banyak di antara mereka yang sering tidak hadir dalam latihan.

Kendati begitu, The Pukes tetap bertahan. Di tahun 2018, The Pukes kembali menggarap sebuah album dengan lagu-lagu asli. Namun, The Pukes harus berduka. Sebab salah satu personilnya, Esme yang meninggal karena kanker. Alhasil pada tahun 2019, personil mereka hanya tersisa lima orang : Clara, Debs, Emily, Saul, dan Chil. Mereka juga sedang fokus untuk menggadap album kedua yang berjudul ‘Never Mind The Buffet‘ dengan label pribadi Hoo Ha Records.

Zine NDASMU and The Pukes, menghantarkan saya pada perkenalan dengan band ini untuk pertama kalinya. Menariknya, penyusun menyajikan seluruh komponen yang berkaitan dengan The Pukes. Mulai dari sejarah, diskografi, poster gigs, buku lagu The Pukes, sampai teks wawancara dengan beberapa anggota aktif The Pukes. Beberapa bagian yang disajikan dalam zine tersebut, membantu pembaca untuk mengenal The Pukes lebih dalam.

“You can trash my place, you can spit in my face. You’ll never destroy me. Because i’m strong, and i’m free. And i’m proud of being me. And i will win, because i’m right. And i’m not afraid to fight”

(The Pukes, Fight Song)

Mixtape yang wajib diputar sambil membaca zine :

The Pukes – Fight Song

The Pukes – Google is Bitch

The Pukes – One in Million

The Pukes – Will I Learn

The Pukes – All About You

***


Informasi Zine :

Judul : Ndasmu and The Pukes

Penyusun : Zine Ndasmu (@zinendasmu on Instagram)

Dirilis Oleh : Zine Ndasmu

Tahun Terbit : 09 Januari 2020

*UNDUH dan baca zine Ndasmu and The Pukes DISINI.