Aliansi Mahasiswa UMM Tuntut Transparansi Dana Lembaga Intra Kampus

Posted by

indikatormalang.com

Indikatormalang.com – Aksi demonstrasi aliansi mahasiswa UMM yang berlangsung di depan rektorat berjalan cukup alot. Peserta aksi sempat berdebat dengan rektor. Para mahasiswa tersebut menuntut kepada pihak kampus terkait transparansi dana anggaran lembaga intra, sekaligus meminta pihak kampus untuk mengeluarkan kebijakan yang adil terkait status mahasiswa yang sering kali dinon aktifkan dikarenakan tidak mampu membayar uang kuliah.

“Kami minta kepada pihak rektor untuk memberikan transparansi dana anggaran lembaga intra, jika tidak, maka wajar ketika mahasiswa menganggap ada indikasi korupsi didalamnya. Disamping itu kami minta kepada pihak kampus untuk mengeluarkan kebijakan yang adil kepada mahasiswa yabg tidak bisa membayar spp dan dpp kampus, sekaligus menindak pungli yg dilakukan oleh jukir kampus UMM.” ungkap Albar selaku korlap kepada Indikator Malang (11/12/16).

Menanggapi tuntutan aksi aliansi mahasiswa UMM, Drs. H. Fauzan, M.Pd selaku Rektor UMM mengatakan bahwa alokasi terkait dana untuk lembaga intra akan dibicarakan lebih lanjut dengan pihak PR tiga. Fauzan juga menegaskan bahwa tidak ada korupsi di kampus. Mengenai masalah parkir dan mahasiswa yang di non aktifkan akan dibahas lebih lanjut.

“Saya akan membicarakan lebih lanjut dengan PR tiga mengenai dana untuk lembaga intra, kalau parkir sebenarnya sudah ada kebijakan bahwa parkir digratiskan sampai dengan jam tertentu, dan saya akan membahas mengenai aspirasi mahasiswa yang di non aktifkan tapi saya minta kalian sabar dan jangan menekan.” Ungkap Rektor kepada perwakilan mahasiwa.

Sebelumnya, terkait polemik tersebut sempat terpampang sebuah banner bertuliskan di kampus ada korupsi. Mengetahui adanya banner yang bernada tuduhan terhadap pihak kampus, rektor meminta pertanggungjawaban kepada masa aksi terkait spanduk tersebut.

“Sekarang saya minta bertanggung jawab, siapa yang menulis spanduk ini. Acungkan tangan !”

Namun masa aksi tidak setuju ketika diminta untuk mengacungkan tangan.

“Kawan-kawan jangan ada yang mengacungkan tangan, kita akan bertanggungjawab bersama!” intruksi Abar kepada masa aksi.

Penulis dan Pewarta Faris Fauzan Abdi, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.

Note : Tulisan ini pernah dimuat oleh Indikator Malang pada tanggal 11 Desember 2016. Dipublikasikan kembali untuk tujuan pengarsipan.

Link Akses :

http://www.indikatormalang.com/2016/12/aliansi-mahasiswa-umm-tuntut.html

One comment